Bank Sampah Wargi Manglayang

Bank Sampah Wargi Manglayang didirikan tahun 2009 di RW 06 Palasari Kec.Cibiru Kota Bandung, dengan manager Ibu Chelyna.
Semula bank sampah ini beralamatkan di Jl. Manglayang II No.12 RW 06 lalu berpindah tempat ke Jl. Manglayang IV No. 7 Rw 06 pada tahun 2012 bulan Agustus.
Pada tahun 2012 pula kepengurusan berpindah pada kepengurusan baru, Ibu Chelyna mengundurkan diri dan diganti oleh Ibu Mimin sebagai manager.

Bank Sampah Wargi Manglayang buka hari senin-kamis Pukul 10.00 s/d 14.00 WIB untuk melayani kegiatan dilakukan oleh nasabah dan Bank Sampah Wargi Manglayang. Hingga saat ini bank sampah wargi Manglayang sudah mempunyai 150 nasabah, Sistem pengumpulan materi  bisa dilakukan dengan dua cara; yang pertama nasabah mengantarkan sendiri tabungan sampahnya (dropping pooint), dan yang kedua dari bank sampah akan mendatangi rumah warga untuk mengambil materi yang akan ditabungkan. Untuk cara yang kedua ini biasanya dilakukan 1 minggu sekali, dan barang yang akan ditabung sudah dalam keadaan terpisah. Harga untuk setiap materi yang akan ditabungkan bervariatif seperti pada gambar di samping kanan. selain itu kondisi materi yang akan ditabungkan pun berpangaruh terhadap harga, jika kondisi barang saat di setor dalam kondisi yang baik maka harga sesuai dengan yang tertera pada gambar, sedangkan jika kondisi rusak harga bisa dikurangi sesuai tingkat kerusakannya. Untuk materi yang sulit diolah seperti bungkus kopi deterjen dan yang sejenisnya, di bank sampah ini dikumpulkan dan didaur ulang menjadi kerajinan tangan seperti tas, sarung galon, dompet, tikar, keranjang belanja, tempat tissu, bingkai foto, celemek dan lain sebagainya. Selain penukaran dengan uang nasabah bank sampah Wargi Manglayang pun bisa menukarkan tabunganya dengan produk-produk dari unilever.


Bank sampah ini juga baru saja mempunyai 2 biodigester, satu merupakan csr dari telkom dan bentuknya potabel sedangkan yang satu lagi didapatkan dari BLH. Perlu diapresiasi bahwa Bank sampah wargi Manglayang ini salah satu bank sampah yang masih sanggup bertahan. Semoga saja semakin banyak bank sampah dan masyarakat pun terbiasa mengolah (memisahkan) sampah sebelum di setor ke bank sampah, dan Bandung Juara Bebas Sampah pun bisa benar-benar terwujud.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ENTAHLAH YANG JELAS SAYA MALU

SEBAIKNYA FILIPINA DATANG KE TEMPAT INI SOAL SEPATU

SENI SEBAGAI MEDIA TAUHID KAUM SUFI