SEBAIKNYA FILIPINA DATANG KE TEMPAT INI SOAL SEPATU





Sepatu adalah suatu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya terdiri bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Biasanya juga terbuat dari kanvas atau kulit yang menutupi semua bagian mulai dari jari jemari, punggung kaki hingga bagian tumit. Pengelompokkan sepatu biasanya dilakukan berdasarkan fungsi atau tipenya, seperti sepatu resmi (pesta), sepatu santai (kasual), sepatu dansa, sepatu olahraga, sepatu kerja, sepatu ortopedik dan sepatu minimalis (https://id.wikipedia.org/wiki/Sepatu).

Dewasa ini penggunaan sepatu semakin meningkat. Masyarakat kita sudah tidak lagi melihat sepatu sebagai alas kaki yang fungsinya, untuk, mencegah bahaya yang akan terjadi pada kaki kita, ketika, berjalan. Akan tetapi, sepatu saat ini, sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Bgaimana tidak, banyak dari kalangan kita yang terkadang, mempunyai koleksi sepatu, di atas angka kewajaran. salah satu contoh ialah artis Tyas Mirasih. Dia mempunyai koleksi sepatu sampai 900. bahkan ada yang lebih fenomenal terkait hal koleksi sepatu ini, yakni Imelda Marcos.

Dikabarkan mantan Ibu Negara Filipina ini mempunyai koleksi sepatu yang dia tinggalkan di istana negara sampai 1220an. Akan tetapi, beberapa tahun ke belakang ratusan dari ribuan koleksinya ini rusak oleh rayap, dikarenakan udara lembab di istana, dan akhirnya sepatu-sepatu itu pun, dipindahkan ke museum. Lalu bagaimana dengan sepatu-sepatu yang rusak?, ya tentu saja ini menjadi masalah, jika sepatu ini dibuang, selain menjadi persoalan sampah, juga akan hilangnya ratusan juta, karena sepatu tersebut bukanlah sepatu KW yang biasa kita beli hehehehehehe. Salah satu solusinya adalah dengan memperbaiki sepatu, bukan membuangnya. Dan Sepertinya pemerintah Filipina bisa menengok salah satu wilayah di Bandung Indonesia.

Malabar -bukan Gunung Malabar tetunya- adalah salah satu nama jalan, di kota Bandung, yang bisa dicapai (selain dengan kendaraan pribadi), dengan angkot atau dengan Bus kota. Nah di spanjang jalan ini (100 meter menuju kosambi) kita akan mendapati jajaran tukang sol sepatu yang siap melayani, para pengguna sepatu, ketika dirasakan sepatunya bermasalah. 

Bau lem, menjadi bau wajib di area ini, karena lem inilah salah satu bahan yang digunakan unutuk memperbaiki sepatu. Selain lem, ada juga benang, jarum sol, guntung dan pensil. Tarif untuk memperbaiki sepatu di sini bervariasai, kebanyakan pedagang, mengatakan tidak punya patokan khusus, tergantung, sepatu yang mau direparasi, kerusakan dan konsumen. Namun jika dirata-ratkan untuk menjahit saja tarif yang biasanya terjaadi kisaran Rp, 5.000- Rp. 15.000,-. Namun jika untuk mengganti alas, (ini juga tergantung bahan alas yang digunakan) kisarannya bisa diantara Rp. 30.000 - Rp. 50.000,. Pelanggan bisa menggunakan jasa mereka setiap hari dari mulai Pukul 07.00 WIB-17.00 WIB. Dan berikut para tukang sol sepatu yang bisa anda temu di spenjang jalan ini: 
      
1. Sol Sepatu Saja
Alamat: Jalan Malabar, 16 A Bandung Indonesia















2. Sol Sepatu Pak Ade
Alamat: Jalan Malabar, 16 A Bandung Indonesia  
 

3. Sol Sepatu Pak Asep
Alamat: Jalan Malabar, 16 A Bandung Indonesia 
















4. Sol Sepatu Kang Sony
Alamat: Jalan Malabar, 16 A Bandung Indonesia 


5. Sol Sepatu Pak Undang
Alamat: Jalan Malabar, 8 Bandung Indonesia 
















 6. Sol Sepatu Pak Kurnia
Alamat: Jalan Malabar, 8 Bandung Indonesia 


7. Sol Sepatu Pak Dani
Alamat: Jalan Malabar, 8 Bandung Indonesia 
















8.  Sol Sepatu Pak Amil
Alamat: Jalan Malabar, 8 Bandung Indonesia 


 9. Sol Sepatu Pak Rata
Alamat: Jalan Malabar, 6 Bandung Indonesia 















10. Sol Sepatu Pak Usman
Alamat: Jalan Malabar, 6 Bandung Indonesia 













 
11. Pak Herman
Alamat: Jalan Malabar, 13 Bandung Indonesia 















12. Kang Indra
Alamat: Jalan Malabar, 20 Bandung Indonesia















13. Pak Sumarna
Alamat: Jalan Malabar 3, 42064 Bandung Indonesia














14. Pak Hyang
Alamat: Jalan Malabar 6, 42064 Bandung Indonesia












Bagaimana?, banyak pilihankan?, dan tentunya pemerintah Filipina dari pada membuang sepatu Imelda Marcos yang rusak, lebih baik berkunjung ke tempat ini, jika sepatu yang rusak 100 pasang, setiap tukang sol bisa memperbaiki 7 dan 8 pasang, tapi memangnya di Filipina tidak aada tukang sol?, sampai harus jauh-jauh ke Indonesia, Khusunya Bandung?, ya tidak tahu, namanya juga memperomosikan kota Bandung, kan bisa dilakukan dengan berbagai cara hehehehe.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ENTAHLAH YANG JELAS SAYA MALU

SENI SEBAGAI MEDIA TAUHID KAUM SUFI