AH SUDAHLAH.......

 

Daya beli masyarakat yang semakin meningkat ternyata menimbulkan sejumlah permasalahan baru. Permasalahan tersebut datang dari gaya hedonisme yang akhirnya menciptakan sejumlah tumpukan barang-barang tak terpakai di setiap rumah tangga. Padahal banyak barang yang masih dapat berfungsi dengan baik. Namun meskipun masih berfungsi dengan baik, barang-barang tersebut kerap kali ditinggalkan dengan alasan sudah ketinggalan zaman dan sudah tidak ngetren.

Fenomena ini menciptakan sebuah peluang brilian bagi bidang bisnis barang rongsokan atau barang bekas. Barang rongsokan kini tak lagi identik dengan sesuatu yang kotor, sampah yang menjijikkan atau setumpuk besi berkarat. Bahkan anda tak perlu ragu lagi untuk merintis bisnis barang rongsokan setelah mempelajari mekanisme bisnis tersebut (https://www.maxmanroe.com/bisnis-barang-rongsokan-peluang-usaha-yang-sering-diremehkan.html).

Yak, memang betul, bisnis rongsok saat ini semakin menjanjikan, bagaimana tidak, survey membuktikan para pengusaha bisnis rongsok bisa meraup keuntungan puluhan sampai ratusan juta. Sebagai bukti adalah Uwak Umuch, siapa yang tak kenal dengan beliau, salah satu orang penting di Persib ini, merupakn bandar rongsok, atau masih ingatkah dengan film Joshua 0h Joshua?, orang tua kandung dari Joshua (Anjasmara) dalam film tersebut merupakan orang kaya, yang kekayaannya didapat dari rongsok. Siapa lagi? atau perlu contoh apalagi?, ah sudahlah....tulisan ini tidak hendak dibuat sebagai tulisan motivasi, seperti buku NEVER GIVE UP KEEP FIGHT, atau ceramah Mario Teguh, tapi hanya hendak memaparkan beberapa tempat rongsok di Kota Bandung, hasil verifikasi, berikut datanya:   

 1. Bandar Rongsok Pak Tatang

Alamat : Jl. Soekarno-Hatta 446 Bandung
Bandar Rongsok tepat setelah jalan pasirluyu seberang sebelah kanan arah pom bensin batu nunggal, Nama Pemilik Pak Tatang. Pak Tatang sendiri bukanlah warga Bandung dan tempat ini dikelola oleh asistennya. 

2. Bandar Rongsok

Alamat : Jl. Soekarno-Hatta 28 Bandung 
Bandar Rongsok Sebelah kiri jalan soekarno-hatta menuju arah samsat, materi yang diterima botol air mineral, kardus dll.

 3. Bandar Rongsok

Alamat : Jl. Soekarno-Hatta 30 Bandung

Bandar Rongsok Sebelah kiri jalan soekarno-hatta arah samsat, sebelum tempat ini pun terdapat bandar rongsok. 


4. Rongsok Mobil Pak Beny

Alamat : Jl. Soekarno-Hatta & Mengger Girang Bandung 
Sebalah kanan Jalan Soekarno-Hatta dan mengger girang (berbatasan), ada Tempat Penjualan Aksesoris Mobil Bekas , sebelah kirinya terdapat bemper mobil2 bekas yang masih layak jual, lalu di tokonya sendiri baik dalam etalase atau pun digantung aksesoris mobil kondisi bekas terpamer dengan rapih, dari mulai lampu sen lampu utama dan lain-lain.



5. Tempat Rongsok Bapak Bandi

Alamat : Jalan Cingesed 23, Bandung 40291/Jl. Parakan Saat RT 05/04
Telp : 081 802 065 890 

Buka Setiap Hari Kecuali Minggu, dari Pukul 08.00 WIB. s.d. 17.00 WIB. Tempat rongsok Bapak Bandi ini sudah berdiri dari Tahun 1995. Materi yang diterima berupa besi, plastik, dan kertas. Perhari bisa menghasilkan 2 kwintal atau 1,5 ton. 

6. Tempat Rongsok

Alamat : Jalan Panghegar No. 17, Bandung Jika kita hendak menuju panghegar permai setelah melewati pom bensin jalan rumah sakit, terus lurus menuju cibiru kita akan melewati tempat rongsok ini lokasinya berada di sebelah kanan jalan, deskripsi tempat sama dengan tempat rongsok pada umumnya.


 7. Tempat Rongsok Ibu Ade

Alamat : Jalan Kembang Sapatu No 10, Bandung
Telp : 089 968 888 95 

Tempat Rongsok Bu Ade atau lebih tempatnya rumah tinggal bu ade yang dijadikan tempet pengepulan. Berdiri dari tahun 2000 Operasional Setiap Hari dari Pukul 08.00 WIB.-16.00 WIB. materi yang diterima berupa Botol minuman, kardus, besi dll.


Setelah membaca beberapa tempat rongsok di atas, mungkin, anda-anda ada yang bertanya, mengapa data yang disajikan berbeda?, jawabnnya sederhana, karena pemilik tempat rongsok juga manusia, lalu?.

Dalam Ilmu psikologi disebutkan bahwa ada 3 jenis keperibadian yang terdapat pada manusia, yakni Introvert (cenderung menutup diri), Ekstrovert (cenderung membuka diri), dan Ambievert (kadang introvert kadang ekstrovert), apakah itu benar?, ah sudahlah...saya sendiri tidak tahu, secara saya bukan psikolog, namun setidaknya hal itu yang bisa memberikan kepuasan untuk sementara atas apa yang saya temukan di lapangan.

Akan tetapi bagi anda sekalian yang hendak mengurangi dampak persoalan sampah di lingkungan anda, tempat-tempat rongsok dia atas sangat terbuka untuk menerima barang rongsok anda, jadi anda tinggal mengecek tempat rongsok manakah yang paling dekat dengan lingkungan anda tinggal.
Lalu apalagi?, perlukah dibahas materi-materi yang diterima dan tidak? ah sudahlah.....

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ENTAHLAH YANG JELAS SAYA MALU

SEBAIKNYA FILIPINA DATANG KE TEMPAT INI SOAL SEPATU

SENI SEBAGAI MEDIA TAUHID KAUM SUFI